Langsung ke konten utama

Faidah Arbain Pertama: Implikasi Mendalam Hadits 'Setiap Amalan Tergantung pada Niatnya'


Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907

Faidah hadits

1. Seseorang akan menerima balasan amalnya sesuai dgn apa yg ia niatkan, jika niatnya ikhlas maka allah akan membalasnya dgn pahala dan jika niatnya tdk utk allah dan rasulnya maka ia tak mendapatkan apa-apa selain kerugian
2. Syarat di terimanya sebuah amalan adalah; ikhlas dan mutaba'ah (sesuai dgn tuntunan nabi shalallahu alaihi wasallam)
3. Pentingnya selalu memperbaharui niat dgn tujuan agar niat itu tak melenceng dari yg sudah ditetapkan, yakni untuk Allah dan rasul-nya
4. betapa bahayanya riya' dan sum'ah hingga keduanya bahkan di golongkan sebagai bentuk dari kesyirikan (kecil)
5. Indahnya perumpamaan yg dibuat oleh Rasulullah dlm permasalahan niat ini
6. Nabi shalallahu alaihi wasallam di anugrahi jawami'ul kalim, yakni ucapan yg ringkas namun mencakup seluruh aspek yg sedang di bahas alias kata yg ringkas tapi berbobot.

Soo, jaga selalu niatmu dalam beramal agar tetap ikhlas. Ingat, pujian dan sanjungan dari manusia itu tak ada apa-apanya dibandingkan pahala dari allah. Akan sangat rugi rasanya jika kita capek-capek beramal namun tak dapat apa-apa selain kerugian bahkan dosa besar yahh karena riya' dan sum'ah tadi.

Wallahu a'laam bisshawab

---------

Contact us: habibadsh6@gmail.com


Komentar