Rasulullah memberikan contoh terbaik dalam hal ini
1. Sahabat Abdullah bin Umar radliyallahu anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ، وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ، وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً، فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ القِيَامَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ القِيَامَةِ
Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Janganlah mendzalimi dan menyerahkannya (kepada musuh). Barangsiapa menunaikan keperluan saudaranya, maka Allah pasti menunaikan keperluannya.
Barangsiapa memudahkan satu kesulitan dari seorang muslim, Allah pasti memudahkan kesulitan-kesulitan hari kiamat untuknya. Barang siapa menutupi aib seorang muslim, Allah pasti akan menutupi aibnya di hari Kiamat. [Muttafaqun alaih]
2. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ، أَوْ يُنْسَأَ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Barang siapa senang untuk diluaskan pada rezekinya atau dipanjangkan pada umurnya, hendaklah dia menyambung tali silaturahimnya.” [Hr. Bukhari dan Muslim]
3. Dan juga dalam sebuah hadits
وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
“Dan Allah itu menolong seorang hamba selagi hamba itu menolong saudaranya.” [Hr. Muslim]
Hadits ini menjelaskan bahwa Allah akan menolong hambanya selama hamba tersebut mau menolong saudaranya (seiman)
Jenis-jenis ikatan persaudaraan
Ikatan persaudaraan itu tak melulu hanya dalam ikatan d arah atau nasab melainkan,
Berikut beberapa jenis ikatan persaudaraan;
1. Bersaudara karena senasab semisal; Sepupu, paman, Dsb.
2. Bersaudara karena sedarah semisal; Kakak, adik.
3. Bersaudara karena dekatnya jarak semisal; tetangga, dsb.
4. Bersaudara karena satu suku, bangsa dan negara.
5. Bersaudara karena seagama, seiman.
Persaudaraan karena seiman jauh lebih di dahulukan daripada jenis persaudaraan lainnya. Loh, kenapa bisa gitu? bukankah persaudaraan karena sedarah dan senasab jauh lebih utama karena merekalah orang yang paling dekat dengan kita sedari lahir. Eitss, jgn salah persepsi guys, kamu udah tau belum kisah salah seorang sahabat nabi yang bernama abu ubaidah ibn al-jarrah yg membunuh ayahnya sendiri di sebabkan ayahnya menolak Islam dan berperang di barisan kaum musyrikin? Kalau belum tau kisahnya, kamu bisa browsing di google mengenai kisah beliau yg satu ini kisah beliau begitu populer
Kesimpulannya adalah, persaudaraan karena sedarah memang sangat di utamakan tapi hal itu di bawah keutamaan persaudaraan karena seagama. Persaudaraan karena sedarah akan diabaikan jika bertolak belakang atau berlawanan dgn persaudaraan karena seagama, nabi shalallahu alaihi wasallam sdh memberikan contoh bagaimana beliau memerangi pamannya abu lahab karena menolak Islam.
Alhamdulillah bini'matihi tatimmus sholihat
---------
Contact us: habibadsh6@gmail.com

Komentar
Posting Komentar